Penciptaan menurut suku Dayak Banua

From Iaprojects

Dalam mite suku Banua dikisahkan tentang bayi yang terus menangis tiada henti sampai kemudian neneknya memberinya daging ayam hitam dan nasi ketan merah untuk dimakan. Beberapa saudaranya ikut makan. Dan akhirnya mereka semua berubah menjadi burung. Satu-satunya anak yang tidak ikut memakannya, Apang Paninggir, kemudian tumbuh dewasa. Suatu ketika ia bertemu dengan saudara-saudaranya yang kelaparan di hutan. Dan sejak itulah, tradisi memberi makanan korban kepada Nyahuk, penghulu segala burung dan saudara dari manusia, merupakan hal yang penting dalam masyarakat Banua.

Referensi

Coomans, Mikhe, MSF, 1980. Evangeliste en Kulturverandering, Onderzoekk naarde verhonnding Lussar de Evangelistie en de socio-kulturde veranderingen in de adat van Dajaks van Oost - Kalimantan (bisdom Samarinda) Indonesie. Koeln : Steyler Verlag, St Augustine

Personal tools
Other sites